Archive for the ‘Teknis’ Category

Enhanced Filtering Service (EFS)

Alhamdulillah satu pekerjaan lagi selesai, dan sejauh ini semua lancar-lancar aja. Sejak aplikasi Enhanced Filtering Service (EFS)  itu Go Live (diimplementasikan) memang ada beberapa bug, tapi nggak terlalu mengganggu dan bisa diatasi dalam hitungan menit.

Untuk yang mungkin butuh informasi lebih banyak mengenai Enhanced Filtering Service (EFS) ini, software ini dipake oleh orang tua untuk membatasi akses internet anak-anak mereka. Selain untuk para orang tua, sebenernya aplikasi ini bisa juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang biasanya membatasi akses internet bagi para karyawan, demi alasan efisiensi kerja.

Untuk menjelaskan lebih jauh, aku agak ragu, karena aplikasi Enhanced Filtering Service (EFS) ini kami kembangkan atas pesanan dari salah satu pelanggan Dindara Software Development  di Asia, aku takut penjelasanku nggak bisa mereka terima karena nggak seharusnya aku membicarakan mengenai aplikasi ini.

Saturday, August 2nd, 2008

Membuat File ISO OpenBSD Dengan mkisofs

Chatting dengan seorang teman di Jakarta yang belum pernah bertemu muka dengan saya, tapi dari chatting kami, seolah kami sudah kenal selama beberapa lama dan akrab, namanya Dedy…katanya Dedy aja :D
Di dalam chatting itu, kita berdiskusi mengenai instalasi OpenBSd, dimana Dedy minta link lokal Indonesia supaya dia bisa download tanpa melalui internet. Sayang saya nggak bisa memberikan yang Dedy minta, saya cuma menyarankan satu situs yang ternyata file repository nya nggak lengkap.

Anyway, dari sana, timbul ide untuk menuliskan kembali cara membuat file ISO OpenBSD, saya yakin tutorial seperti ini (kalau nggak salah, malah lebih lengkap) pernah ditulis oleh Hengky Anwar, yang merupakan salah satu senior saya dalam OpenBSD, sayang saya gagal untuk menelusuri lagi tulisan tersebut. Sehingga akhirnya saya memutuskan untuk menulis ulang (kurang-lebih) artikel atau tutorial ini berdasarkan apa yang biasa saya lakukan, yang awalnya saya belajar dari tulisan saudara saya Hengky Anwar.

Kalau nggak salah, Hengky pernah menulis cara membuat file ISo openBSD 2.8 dengan menggunakan mkisofs juga, tapi dengan sistem operasi OpenBSD (atau linux? Saya nggak ingat), sekarang saya menuliskan cara membuat file ISO OpenBSD dengan mkisofs diatas platform sistem operasi Windows.
Semoga artikel atau tutorial ini bisa berguna bagi teman-teman semua seperti untuk saya sendiri.

1. Buat direktori di salah satu partisi harddisk anda, misalnya:

C:\> D:
D:\>mkdir OpenBSD
D:\OpenBSD> mkdir 4.2
(Ini untuk menandai versi OpenBSD yang akan dibuat iso-nya)
D:\OpenBSD> cd 4.2
D:\OpenBSD\4.2> mkdir i386
(Ini untuk menandai jenis mesin dimana OpenBSD akan bekerja)

2. Kemudian download file-file di bawah dari ftp://ftp.openbsd.org/pub/OpenBSD/4.2,
ke dalam direktori D:\>OpenBSD di komputer anda

ANNOUNCEMENT
ftplist
HARDWARE
PACKAGES
PORTS
README
root.mail
SIZES

Dan file-file dibawah ini ke dalam direktori D:\>OpenBSD\4.2 di komputer anda

ports.tar.gz
src.tar.gz
sys.tar.gz
xenocara.tar.gz

3. Setelah semua file di atas selesai di download, masuk ke
ftp://ftp.openbsd.org/pub/OpenBSD/4.2/i386, download seluruh file yang ada
disana, masukkan ke dalam direktori D:\>OpenBSD\4.2\i386.
File-file yang harus didownload tersebut adalah:

INSTALL.i386
INSTALL.linux
MD5
base42.tgz
bsd
bsd.mp
bsd.rd
cd42.iso
cdboot
cdbr
cdemu42.iso
comp42.tgz
etc42.tgz
floppy42.fs
floppyB42.fs
floppyC42.fs
game42.tgz
index.txt
man42.tgz
misc42.tgz
pxeboot
xbase42.tgz
xetc42.tgz
xfont42.tgz
xserv42.tgz
xshare42.tgz

File install42.iso tidak perlu didownload, karena kita akan membuat file serupa nantinya.

4.Jadi struktur file yang harus disusun adalah sebagai berikut:
D:\>

\OpenBSD

ANNOUNCEMENT
ftplist
HARDWARE
PACKAGES
PORTS
README
root.mail
SIZES
\4.2

ports.tar.gz
src.tar.gz
sys.tar.gz
xenocara.tar.gz
\i386

INSTALL.i386
INSTALL.linux
MD5
base42.tgz
bsd
bsd.mp
bsd.rd
cd42.iso
cdboot
cdbr
cdemu42.iso
comp42.tgz
etc42.tgz
floppy42.fs
floppyB42.fs
floppyC42.fs
game42.tgz
index.txt
man42.tgz
misc42.tgz
pxeboot
xbase42.tgz
xetc42.tgz
xfont42.tgz
xserv42.tgz
xshare42.tgz

\package
(berisi port-port yang ingin anda sertakan dalam CD instalasi OpenBSD anda)
-> bila ada

5. Download software gratis untuk membuat file iso dari: ftp://ftp.berlios.de/pub/cdrecord/alpha/win32/ File yang dibutuhkan sebenarnya hanya mkisofs.exe dan cygwin1.dll, dua-duanya ada di dalam file cdrtools-1.11a12-win32-bin.zip.
Ekstrak file cdrtools-1.11a12-win32-bin.zip, kopikan file cygwin1.dlldari direktori tempat anda mengekstrak file zip tadi ke direktori C:\> WINDOWS\system32, sedangkan file mkisofs.exe dikopikan ke direktori D:\> OpenBSD (atau apapun direktori yang anda buat).

6. Masuk ke dalam direktori OpenBSD anda:
cd D:\OpenBSD

7. Jalankan perintah berikut, mohon dicatat perintah di bawah harus dituliskan dalam satu baris:

D:\OpenBSD>mkisofs -v -r -T -J -V “nama-cd-OpenBSD-anda”
-b 4.2/i386/cdrom42.fs -c boot.catalog -o nama-file-OpenBSD-anda.iso
-x OpenBSD-42.dindara.iso D:/OpenBSD/

Sebagai contoh

D:\OpenBSD>mkisofs -v -r -T -J -V “OpenBSD4.2-Indra”
-b 4.2/i386/cdrom42.fs -c boot.catalog -o OpenBSD42.Released.By.Indra.iso
-x OpenBSD42.Released.By.Indra.iso D:/OpenBSD/

8. Tunggu proses pembuatan file ISO tersebut sampai selesai, karena kita
menggunakan opsi “-v” yang berarti “verbose”, maka kita bisa melihat
proses yang berjalan selama pembuatan file ISO tersebut yang kira-kira
sebagai berikut:

mkisofs 1.15a12 (i586-pc-cygwin)
Scanning D:/OpenBSD/4.2/
Scanning D:/OpenBSD/4.2/4.2
Scanning D:/OpenBSD/4.2/4.2/i386
Scanning D:/OpenBSD/4.2/4.2/package

Size of boot image is 5760 sectors -> Emulating a 2.88 meg floppy
2.23% done, estimate finish Thu Dec 16 19:23:45 2007
4.46% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:07 2007
6.68% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:14 2007
8.91% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:18 2007
11.14% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:11 2007
13.37% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:14 2007
15.59% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:17 2007
17.82% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:18 2007
20.05% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:19 2007
22.28% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:16 2007
24.50% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:17 2007
26.73% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:18 2007
28.96% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:19 2007
31.19% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:20 2007
33.41% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:20 2007
35.64% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:18 2007
37.87% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:19 2007
40.10% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:19 2007
42.32% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:20 2007
44.55% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:20 2007
46.78% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:21 2007
49.01% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:21 2007
51.23% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
53.46% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
55.69% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:20 2007
57.92% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
60.14% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
62.37% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:21 2007
64.60% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
66.82% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
69.05% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
71.28% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
73.51% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
75.73% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:21 2007
77.96% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
80.19% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
82.42% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
84.64% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
86.87% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:22 2007
89.09% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
91.33% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
93.55% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
95.78% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007
98.01% done, estimate finish Thu Dec 16 19:24:23 2007

Total translation table size: 5426
Total rockridge attributes bytes: 6193
Total directory bytes: 11830
Path table size(bytes): 50
Max brk space used 10000
224480 extents written (438 Mb)

Ukuran akhir file yang kita buat sangat tergantung pada port-port apa saja yang kita masukkan ke dalam direktori “package”.

9. Sekarang setelah proses di atas selesai, seharunya anda sudahmemiliki file bernama “nama-file-OpenBSD-anda.iso” di dalam direktori D:/OpenBSD/, file tersebut sudah dapat anda burn (bakar) ke dalam CD.

Selamat mencoba!
Jika anda menemui kesulitan dalam proses tersebut diatas, silahkan menghubungi saya melalui halaman “Hubungi Indra“.

Kalau isi tulisan ini kurang jelas karena format penulisannya agak kacau, bisa juga liat di artikel situs utama ini.

Sunday, December 16th, 2007

Menutup “Pintu Luar” Web Proxy Mikrotik

Secara default, saat kita menginstal paket web-proxy dalam mikrotik, proxy tersebut akan bisa diakses oleh siapapun dari arah luar (internet), biasa disebut sebagai “open proxy“.

Aku sendiri sangat jarang menggunakan mikrotik baik sebagai router, pengatur bandwidth, maupun proxy server, biasanya aku pake mikrotik sebagai Access Point maupun Client. Tapi beberapa kali aku nyoba untuk menolong beberapa teman untuk mem-blok proxy server mereka supaya nggak bisa diakses dari internet.

Beberapa kali juga aku coba menggunakan logikaku untuk menghalangi akses dari luar (internet) ke mesin proxy mereka, dan hasilnya….beberapa kali juga aku ngasih cara yang berbeda-beda karena aku nggak pernah mencatat setiap cara yang aku usulkan ke teman-temanku.

Terakhir, kemarin aku membuatkan router mikrotik untuk salah satu kenalanku, dalam router tersebut aku juga menginstal proxy, dengan menggunakan paket web-proxy. Menurut salah satu sahabatku yang (menurutku) sudah sangat berpengalaman dengan mikrotik, sebaiknya aku menggunakan paket web-proxy tersebut bukannya proxy yang sudah termasuk dalam paket standar mikrotik, karena dipaket standar mikrotik itu cache-nya nggak jalan.

Setelah aku nginstal paket web-proxy itu dengan dipandu oleh sahabatku itu, aku melanjutkan dengan mencari cara untuk membuat mesin proxy tersebut jadi nggak bisa diakses dari luar (internet). Dari logika sederhana, yaitu membuat aturan yang bisa menghalangi akses ke port yang digunakan oleh proxy tersebut (defaultnya port 3128) dari arah interface luar (internet).

Aku nggak yakin apa teman-teman lain yang sudah lebih berpengalaman dari aku juga menggunakan script yang aku pakai, tapi aku pikir ada baiknya membagi script yang aku gunakan itu ke teman-teman lain yang mungkin juga belum berpengalaman dengan mikrotik seperti aku.

Scriptnya seperti ini:

/ip firewall filter add chain=input in-interface=external-ethernet src-address=0.0.0.0/0 protocol=tcp dst-port=3128 action=drop

Setelah selesai bikin server itu dan mengaktifkan, aku udah coba untuk ngakses proxy server yang aku bikin itu dari internet danternyata script singkat itu berhasil menutup proxy itu dari akses yang nggak kita inginkan dari arah luar (internet), sedangkan dari arah network lokal masih bisa mengakses proxy server itu dengan lancar.

Moga-moga pengalamanku itu bisa berguna bagi teman-teman lain yang terhitung masih baru mengenal mikrotik.

Monday, November 26th, 2007

Link Wireless-ku yang terjauh

Kira-kira sebulan yang lalu aku bikin link antara Kabupaten Purworejo, tepatnya di SMP Padmowijoyo di Desa Tawangsari, ke Kota Klaten tepatnya di Perumahan Klaten Kencana, jarak udara 58 Km!!!

Di Perumahan Klaten Kencana itu aku kebetulan punya repeater untuk jaringan wirelessku, aku kerjasama dengan temenku …. Timotius Edy … alias Simpek Poen…hehehehe.

Anyway, repeater di Klaten Kencana itu aku pake RB-133 dengan radio mini-PCI NMP-8602 dan antenna omni 15 dB yang aku pasangi reflektor alumunium bikin sendiri. Fungsi reflektor itu seperti di antena sektoral, yaitu supaya sinyal yang dipancarkan si antena itu bisa dipancarkan lebih terfokus ke arah tertentu. Reflektor yang aku buat itu untuk mengarahkan sinyal omni itu untuk meng-”cover” daerah selebar 180 derajat di hadapan omni. di Tawangsari aku pakai RB-133 dengan radio mini-PCI yang sama (NMP-8602), antena yang aku pakai jenis grid 24 dB.

Dengan spesifikasi seperti di atas, aku bisa dapet sinyal yang lumayan bagus, di Tawangsari sinyal dari Klaten ketangkep -77, di Klaten nangkep sinyal Tawangsari -71. Throughput yang tercapai “hanya” 1,5 mbps, dan aku rasa belum perlu aku naikkan karena kebutuhan bandwidth di Purworejo belum melebihi itu.

Friday, November 16th, 2007

2.4GHz Booster/Amplifier….*%$@)(*!!!

Jujur aja, 3 tahun yang lalu aku masih seneng banget pake booster, baik itu di POP, NOC, atau pelanggan-pelangganku, tapi sejak kira-kira dua tahun yang lalu aku mulai ngelepas booster yang aku pake satu per satu.

Aku juga mulai ngelihat bahwa udara Jogja mulai bersih dari WLAN dengan power gede, walaupun kebanyakan masih lebih besar dari EIRP yang udah disepakati tapi untukku pribadi yang seperti itu masih lebih bagus daripada jor-joran pake booster.

Sekitar seminggu terakhir, aku ngalami kejadian yang bener-bener ngeganggu, link ku ke salah satu daerah sering keganggu sama power gede yang ngelewati kota Jogja dan baru muncul baru-baru ini.

Denger-denger dari temen-temen lain sih katanya ada yang baru masang booster sampe 5W…..gile benerrrrrr….*&(*%@$#@!!!

Kalau ada diantara temen-temen yang baca catetanku ini masih pake booster gede, kita diskusi aja barengan, aku yakin masih ada cara untuk bikin link yang kuat tanpa harus pakai booster….jangan ragu-ragu, silahkan aja kontak aku, kita diskusi cari cara untuk bikin link yang kuat dengan EIRP kecil.

Untuk diskusi, bisa ngirim email ke aku, atau kita diskusi bareng di forumku, udah tau alamat forumku kan???
Yoi, bener….
Forumku ada di: http://forum.laksanaindradjaja.com

Sampe ketemu di forum ya.

Sunday, July 1st, 2007