Archive for January 3rd, 2008

LIVING IN PEACE AND HARMONY

Bayangkan nggak ada surga atau neraka,
hanya ada langit di atas kita.
Nggak ada negara, suku, ras, kepemilikan, maupun agama,
nggak ada alasan untuk saling membenci apalagi membunuh.

IT’S EASY IF YOU TRY…
LIVING LIFE IN PEACE AND HARMONY.

Thursday, January 3rd, 2008

CATATAN PERGANTIAN TAHUN 2007-2008

Terima Kasih

Baru-baru ini seorang sahabat sekaligus saudaraku mengingatkan kepadaku untuk menyatakan apa yang tidak atau belum aku sampaikan kepada orang-orang yang kusayangi dan kukasihi, mumpung aku masih punya kesempatan untuk itu. Oleh karena itu, aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengutarakan isi hatiku, rasa terima kasihku kepada kalian orang-orang yang terdekatku yang kusayangi, kukasihi, dan kuhormati. Sayang sekali malam ini orang itu nggak bisa hadir.

  1. Kepada Tuhan Sang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Bijaksana, aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih yang tidak cukup kuungkapkan dengan kata-kata, atas berkah yang KAU berikan setiap harinya, atas orang-orang yang aku cintai dan kasihi yang selama ini mengiringi langkah kehidupanku, atas pertolongan-pertolongan yang tanpa kumintapun selalu KAU berikan setiap harinya. Alhamdulillah ya Allah.
  2. Untuk istri dan anak-anakku tercinta, kalian adalah berkah terbesar dari Tuhan yang aku terima dalam hidupku. Cinta dan kasihku kepada kalian hanya sedikit dibawah cinta dan kasihku kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, aku sangat mencintai kalian karena aku menganggap kalian adalah kepercayaan terbesar dari Sang Maha Kuasa kepadaku yang bukan siapa-siapa ini, sungguh aku akan merupakan orang yang paling tidak berharga di dunia ini jika sampai mengkhianati kepercayaan Sang Maha Mengetahui kepadaku. Nggak bisa aku menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan rasa syukur dan terima kasihku kepada kalian yang telah mengasihi dan mencintaiku, memberi dukungan dan pertolongan dalam setiap langkahku.
    Terima kasihku kepada mami, istriku yang cantik, cerdas, bijaksana, walau kadang agak kebanyakan ngomong alias cerewet…hehehehehe. Tanpamu aku nggak akan sampai disini, tanpamu aku nggak akan sebahagia saat ini, tanpamu aku nggak akan sekuat saat ini.
    Cinta dan kasihmu kepadaku lah yang memberikan semangat dalam setiap gerak dan langkahku setiap hari. I LOVE YOU SO MUCH MY LOVE.
    Untuk Dara dan Dinda, anak-anakku yang cantik dan pintar, cerdas, lucu, dan bijaksana, walaupun kadang nyeleneh hehehehe. Kalian mampu menghiburku saat aku lelah, saat aku sedih, kalian mencerahkan kehidupanku. Babap sangat bersyukur dipercaya Tuhan untuk mengawasi dan mendidik kalian dalam kalian menjalani kehidupan kalian. Babap sangat sangat.sangat berterima kasih atas cinta dan kasih yang kalian berikan kepada babap. I LOVE YOU SO MUCH MY SWEETHEARTS.
    Mami dan anak-anakku, kalian adalah semangat hidupku, kalian adalah inspirasiku, nggak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan rasa terima kasihku kepada kalian. YOU ARE MY LIFE.
  3. Untuk ayah Sony dan pakne Agus, kalau ada orang-orang yang berhutang kepada kalian di dunia ini, pasti nggak sebesar hutang budiku kepada kalian. Nggak akan aku lupa gimana kalian membantu mengurus rumah dan usahaku saat aku tergeletak nggak berdaya satu-setengah tahun yang lalu. Aku nggak akan sebahagia saat ini tanpa bantuan dan dukungan kalian. Kata terima kasih nggak akan bisa menggambarkan bagaimana besarnya rasa syukur dan terima kasihku kepada kalian. Aku juga nggak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan rasa syukurku diberikan sahabat sekaligus saudara seperti kalian. Aku sangat menghargai dukungan dan pertolongan kalian untukku dalam menjalani kehidupanku.
  4. Untuk Poen, Tarigan, Romli, Hery, Wahyu, Tony, dan adik-adikku yang lainnya, tanpa kalian semua aku nggak akan bisa sebahagia saat ini. Aku sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Bijaksana yang telah mempertemukan kita, kalian sudah aku anggap sebagai adik-adikku sendiri, rasa terima kasihku yang paling besar untuk kalian semua. Tanpa dukungan dan pertolongan kalian, aku nggak akan mencapai kondisi seperti saat ini.
  5. Untuk Erni dan I’in, tanpa bantuan kalian, aku sekeluarga pasti nggak akan bisa menjalani kehidupan seperti saat ini. Pertolongan kalian kepada kami sangat-sangat besar, kalian bukan lagi orang lain, untukku kalian adalah bagian dari keluargaku.

Permintaan Maaf dan Resolusi (Keinginan/Niat)

Apapun yang aku lakukan, tidak akan merubah kenyataan bahwa aku hanyalah orang biasa, yang nggak mungkin luput dari kesalahan. Maka dalam kesempatan ini, aku ingin menyampaikan kata maaf yang mungkin selama ini tidak atau belum pernah aku ucapkan.

  1. Untuk mami, aku sadar bahwa aku nggak atau belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan maupun keinginan mami, dan aku minta maaf sebesar-besarnya untuk itu. Aku juga minta maaf banget kalau selama ini kamu ngerasa aku kurang memperhatikan, mengasihi, mencintai, sabar dan ngalah sama kamu. Tapi dalam tahun yang baru ini, aku akan berusaha untuk bisa lebih memperhatikan kamu, sabar, ngalah, mengasihi dan mencintaimu. Aku nggak akan berjanji apa-apa sama kamu, kecuali untuk berusaha sekuatku untuk melakukan apa yang ingin aku lakukan, hasilnya hanya Tuhan yang bisa memberikan.
  2. Untuk anak-anakku, Dara dan Dinda, walaupun aku merasa sudah memberikan yang terbaik yang bisa aku berikan selama setahun yang baru saja lewat, tapi aku juga merasa bahwa aku belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan dan keinginan kalian, mungkin aku juga kurang sabar dan sering marah sama kalian dan kurang banyak memberikan perhatian, kasih sayang, serta waktuku untuk kalian, aku minta maaf sama kalian karena itu. Dalam tahun yang akan datang ini, aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk memberikan lebih dari yang telah aku berikan kapada kalian, aku nggak berani janji kecuali untuk berusaha sekuat dan sebaik mungkin yang bisa aku lakukan.
  3. Untuk ayah Sony, pakne Agus, Poen, Tarigan, Romli, Hery, Wahyu, Tony, Erni, dan I’in, juga adik-adikku yang lain aku yakin bahwa aku belum bisa memberikan apa yang kalian harapkan dari aku, dan aku minta maaf sebesar-besarnya untuk itu. Nggak ada yang bisa aku janjikan selain untuk berusaha sekuat tenaga dan sebaik mungkin yang bisa aku lakukan untuk bisa memenuhi harapan kalian kepadaku.

Doa

Ya Allah Ya Tuhanku, rasanya nggak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan rasa terima kasihku kepadaMU, atas segala lindunganMU, bimbinganMU, pertolonganMU, dan segala rahmat yang KAU berikan kepadaku setiap harinya selama ini. Alhamdulillahi Rabbil Alamin.

Walaupun aku selalu berusaha tidak meminta apapun lagi dariMU Ya Allah, selain berterimakasih, berterimakasih, dan berterimakasih atas segala karunia yang kuterima setiap hari dariMU, kali ini aku ingin memohon sedikit bagi diriku dan orang-orang yang kukasihi disekelilingku Ya Allah.

Aku mohon untuk bisa diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kemampuan untuk membuat diriku berguna bagi orang lain di masa yang akan datang. Aku juga mohon untuk selalu diberikan kesadaran dan kemampuan untuk melihat dan merasakan setiap karunia yang KAU berikan setiap hari dan berterima kasih padaMU.

Bila KAU berkehendak, berikanlah karunia yang melimpah kepada orang-orang disekitarku, berikanlah mereka kemampuan untuk merasakan dan mensyukuri Cinta dan KasihMU ya Allah.

Aku mohon berikanlah tempat yang layak disisiMU untuk orang-tua orang-tua kami, serta orang-orang yang sangat kami kasihi, yang sudah mendahului kami kembali keharibaanMU Ya Allah.

Aku mohon dengan segala ketakberdayaanku, kabulkanlah do’aku ini Ya Allah.
Amiin
Amiin
Amiin Yaa Rabbal Alamin

Thursday, January 3rd, 2008